Selasa, 04 Oktober 2011

Taiwan Higher education (THE) Fair 2011


Taiwan Higher Education (THE) Fair 2011, expo yang  mendatangkan 28 universitas dari Taiwan ke Banda Aceh, dimana nanti mereka memperkenalkan universitas dan menawarkan beasiswa. Setiap universitas mendatangkan petinggi-petingginya seperti direktur, dekan atau staff tinggi. Tentu saja informasi yang mereka berikan sangat menarik dengan berbagai fakultas atau jurusan yang mereka miliki. Expo ini pun sudah bekerjasama dengan Pemda Aceh dengan memberikan beasiswa kepada beberapa mahasiswa Aceh, dimana mahasiswa-mahasiswa itu berpartisipasi juga dalam expo ini sebagai booth-companion atau pendamping. Dengan tujuan agar para mahasiswa tersebut bisa mendapatkan informasi lebih banyak lagi dari universitas yang menjadi tempat mereka belajar nanti. 

Dari tanggal 20 September 2011 saya sudah melihat kabar mengenai expo bergengsi ini melalui jejaring social salah satu senior saya. Expo yang sudah lama banget saya tunggu-tunggu, semenjak tahun lalu saya hanya sebagai pengunjung. Saya pun mulai mencari informasi dari yang lain dan bertanya-tanya kapan perekrutan panitia atau pendamping di booth setiap Universitas pada expo ini.
Menunggu dan terus menunggu. Alhamdulillah kabar itu pun datang. Ajakan untuk menjadi booth-companion  tiba dengan terlebih dahulu harus mengikuti interview di Kantor Beasiswa Aceh (KBA) hari kamis sore. Sebelum itu, senior saya sudah menjelaskan bahwa kelak kami akan mendampingi setiap perwakilan dari Universitas yang datang, seperti halnya seorang translator. 

Asia University, salah satu Universitas yang ada di Taiwan yang tepatnya terletak di kota Taichung, menjadi universitas yang akan saya dampingi. Pagi hari ( 1 oktober 2011) di AAC Dayan Dawood, berlangsunglah Expo bertaraf Internasional, langsung menghampiri staff dari Asia University dengan memberikan senyum ramah dan membawa mereka menuju booth yang tersedia. Sayang sekali saat itu booth untuk universitas ini belum tersedia, sehingga saya dan mereka pun bingung harus kemana. Ternyata ada beberapa universitas lain yang belum mendapatkan booth juga. Para perwakilan universitas dan koordinator mereka pun berdiskusi untuk menentukan tempat, saat itu saya tidak bisa membantu apa-apa sehingga malu, karena saya tidak tahu menahu mengenai tempat. Permasalahan selesai dengan kesan pertama saya yang tidak mengenakkan. 

Perwakilan dari Universitas ini adalah Direktur, Han dan staff tinggi, Thomas. Dua lelaki ini berparaskan dua orang yang ramah. Mr. Han memberikan saya informasi mengenai universitas dan beasiswa mereka yang nantinya akan saya jelaskan kepada pengunjung yang kurang mengerti bahasa inggris. Beliau menjelaskan sedikit demi sedikit agar saya mengerti dengan jelas. Dan beliau selalu berkata bahwa “Ada banyak mahasiswa Indonesia termasuk mahasiswa Aceh yang sedang belajar di Asia university”. Beliau terlihat sangat bangga ketika mengatakannya. Tentu saja saya bangga juga dan ingin sekali melanjutkan kuliah ke luar negeri. Semangat pun membara !!

Sedangkan Mr. Thomas berkeliling membagikan brosur untuk menarik pengunjung. Saya sangat salut dengan Mr. Thomas yang gigih banget membuat pengunjung tertarik hingga lupa untuk makan siang. Expo ini berlangsung dari jam 10.00 - 16.00. Beliau berkata “Inilah misi saya kesini untuk memberikan banyak informasi mengenai Asia University. Jadi saya sangat bersemangat” dan setelah lumayan lelah dia hanya berkata “saya hanya butuh air minum”. Di hari itu Mr.Thomas mengajari saya satu hal bahwa semangat dapat membuat tujuan kita tercapai, terbukti bahwa banyak pengunjung yang tertarik dengan universitas ini. Mereka bertanya mengenai beasiswa dan apa itu Asia University, walaupun tidak sedikit juga yang menanyakan souvenir seperti pulpen dan lainnya. 

Tidak hanya itu, Mr.Thomas juga mengajari saya mengenai cara memotret yang baik dan benar “ketika kamu mengambil foto seseorang, jangan sampai sebagian badannya tidak terlihat. Instruksikan mereka untuk lebih dekat agar foto menjadi bagus”. Mr. Thomas gemar memotret, “inilah satu satunya bakat yang saya punya”. Tidak sedikit teman saya yang mampir ke booth kami dan tiba-tiba sudah diajak untuk foto bareng oleh Mr.Thomas. Beliau ingin sekali mengoleksi banyak foto dari Aceh. 

Banyak wawasan yang saya dapat di acara hebat sehari ini, walau pertama-tamanya sedikit malu dan canggung. Terimakasih untuk Allah SWT yang sudah menjawab mimpi saya, terimakasih untuk senior yang sudah berbagi informasi dan mengajak saya untuk mengikuti expo terkeren ini, terimakasih juga untuk teman-teman yang sudah berkunjung ke booth kami walau ujung-ujungnya bertanya tentang souvenir :)  Tentu saja terimakasih sangat untuk semua pihak yang terkait :)

Note : Mr.Thomas nge-fans dengan Taufik Hidayat ^^

5 comments:

taufiq mengatakan...

rupanya keluarga kami memang banyak fans, sampai2 dari asia univ pun ga mau ketinggalan, :D

Diah Wardani Chaidesar mengatakan...

haha Mr.Thomas agak #lumayan narsis gitu :p

It'S My Life mengatakan...

*Ngakak :D

It'S My Life mengatakan...

*Ngakak :D

Asop mengatakan...

Wow. Nama Aceh akan semakin dikenal di dunia.

Posting Komentar